Ilmuwan Temukan Mineral Langka dalam Meteorit Mars, Asal-usulnya Masih Misterius

Daftar Isi
Ilmuwan Temukan Mineral Langka dalam Meteorit Mars, Asal-usulnya Masih Misterius
(Foto: ESA/HUBBLE/NASA)

KataRedaksi.com - Sebuah meteorit dari Mars yang jatuh ke Bumi menyimpan temuan mengejutkan setelah diteliti lebih lanjut oleh para ilmuwan. Di dalam pecahan batuan tersebut, ditemukan butiran garnet yang sebelumnya belum pernah teridentifikasi dalam sampel batuan Mars.

Temuan berukuran sangat kecil itu memunculkan banyak pertanyaan baru mengenai sejarah geologi Mars. Sebab, garnet biasanya terbentuk dalam kondisi panas ekstrem, tekanan tinggi, atau melalui proses perubahan kimia tertentu.

Namun sejauh ini, kondisi pembentukan garnet seperti di Bumi belum pernah benar-benar teridentifikasi di Mars. Hal inilah yang membuat temuan tersebut dianggap penting sekaligus misterius.

Garnet dalam Meteorit Mars Jadi Teka-teki

Meteorit tersebut kini tersimpan dalam koleksi Royal Ontario Museum. Para ilmuwan masih meneliti apakah garnet itu benar-benar terbentuk di Mars atau justru berasal dari sumber lain.

Jika mineral tersebut terbentuk di Mars, para peneliti perlu menjawab bagaimana proses pembentukannya dan kapan hal itu terjadi. Namun jika tidak berasal dari Mars, muncul pertanyaan lain tentang bagaimana mineral tersebut bisa sampai ke planet merah.

"Batuan mengandung garnet ini dapat memberi petunjuk bagaimana Mars berevolusi sepanjang sejarahnya. Temuan ini juga menawarkan wawasan baru terkait lingkungan purba yang mungkin telah membentuk garnet beserta mineral terkait lain," sebut Tanya Kizovski, ahli geologi planet Brock University yang dikutip detikINET dari Science Alert.

Sempat Dikira Mineral Lain

Garnet umumnya dikenal memiliki warna merah tua yang khas. Namun, garnet yang ditemukan dalam meteorit Mars ini memiliki tampilan berbeda.

Mineral tersebut merupakan varian garnet kaya besi bernama andradit. Jenis ini dapat memiliki warna kuning kehijauan, sehingga cukup mirip dengan mineral lain yang kerap ditemukan dalam meteorit.

Karena kemiripan itu, para peneliti sempat hampir melewatkan temuan penting tersebut. Pada awalnya, mineral itu dikira sebagai piroksen atau pyroxene yang umum dijumpai dalam batuan.

"Awalnya, kami mengiranya mineral bernama piroksen (pyroxene) yang memang sangat umum ditemukan, tetapi kemudian kami memutuskan untuk menelitinya lebih lanjut," sebut Tanya.

Setelah dilakukan analisis lanjutan, mineral tersebut dipastikan sebagai andradit. Jumlahnya hanya beberapa butir kecil dan ditemukan dalam pecahan batu berukuran sekitar 0,8 x 0,5 milimeter.

Meteorit NWA 8171 Simpan Jejak Geologi Mars

Meteorit yang dikenal dengan nama NWA 8171 itu sebenarnya sudah lama menarik perhatian ilmuwan. Batuan ini tersusun dari breksi basaltik, yaitu batuan yang terbentuk ketika magma mendingin dan mengeras di sekitar kumpulan mineral lain.

NWA 8171 dianggap menyimpan banyak informasi penting tentang sejarah geologi Mars. Di dalamnya, terdapat petunjuk mengenai aliran magma purba hingga kondisi yang terekam dalam butiran mineral kecil.

Penemuan garnet dalam meteorit ini menjadi menarik karena mineral tersebut mampu menyimpan catatan proses geologis masa lalu. Garnet dapat merekam kondisi suhu dan tekanan saat terbentuk.

Selain itu, garnet juga dapat membantu ilmuwan memperkirakan kerangka waktu dari proses pembentukannya. Mineral ini sering membawa jejak mineral lain yang dapat mengungkap komposisi kimia lingkungan tempatnya terbentuk.

Asal-usul Garnet Masih Diteliti

Meski begitu, para peneliti belum mengetahui secara pasti seperti apa lingkungan yang membentuk garnet tersebut. Di Bumi, garnet banyak ditemukan pada batuan metamorf yang terbentuk akibat perubahan batuan karena panas, tekanan, atau cairan bersuhu tinggi.

"Garnet adalah contoh klasik mineral yang sering ditemukan pada batuan metamorf di Bumi. Proses metamorfisme mengubah batuan beku atau sedimen jadi bentuk baru melalui paparan panas ekstrem, tekanan tinggi, atau cairan suhu tinggi," jelas Kizovski.

Menurut Kizovski, kondisi panas dan tekanan di Mars mungkin muncul akibat benturan meteorit di permukaan planet. Kemungkinan lain, garnet terbentuk karena magma yang naik ke kerak Mars atau kombinasi dari kedua proses tersebut.

"Di Mars, panas dan tekanan yang dibutuhkan untuk menghasilkan garnet melalui proses metamorfisme bisa saja berasal dari benturan meteorit yang menabrak permukaan planet, magma yang naik ke kerak Mars, atau perpaduan keduanya," imbuhnya.

Meski demikian, peneliti belum menutup kemungkinan bahwa garnet tersebut tidak terbentuk di Mars. Karena itu, studi lanjutan masih diperlukan untuk mengungkap asal-usul mineral langka dalam meteorit NWA 8171 tersebut.

space iklan
space iklan
space iklan
space iklan
space iklan

Ruang Promosi

Advertorial Pilihan Redaksi

Sajian artikel promosi, profil brand, bisnis, layanan, dan informasi pilihan yang dikemas secara menarik untuk pembaca.

Lihat Advertorial

Advertorial Terbaru

Lihat Semua
Memuat advertorial...



BERITA

Selengkapnya
Memuat artikel...


space iklan

Memuat artikel...


space iklan

Memuat artikel...

space iklan
space iklan
Iklan
Iklan